Transformasi digital semakin memperluas tantangan tersebut. Informasi bergerak dalam hitungan detik melalui berbagai platform digital, sementara keputusan organisasi dituntut berlangsung lebih cepat, akurat, dan transparan. Dalam situasi seperti ini, kemampuan seorang pemimpin tidak lagi cukup hanya menguasai aspek manajerial. Seorang pemimpin juga dituntut mampu menjadi komunikator yang efektif, mampu membangun makna bersama, mengelola perbedaan perspektif, serta menciptakan ruang dialog yang mendorong tumbuhnya kepercayaan dan kolaborasi. Kepemimpinan komunikatif bukan lagi sekadar keterampilan pendukung, melainkan menjadi kompetensi strategis yang menentukan keberhasilan organisasi dalam menghadapi perubahan.
Buku Komunikasi Organisasi dan Kepemimpinan Komunikatif hadir sebagai upaya memberikan pemahaman yang utuh mengenai bagaimana komunikasi bekerja di dalam organisasi serta bagaimana kepemimpinan dapat dijalankan melalui proses komunikasi yang efektif. Pembahasan dalam buku ini tidak berhenti pada definisi dan teori dasar, tetapi juga menghubungkan konsep-konsep komunikasi dengan praktik nyata yang dihadapi organisasi, khususnya organisasi pendidikan, di tengah dinamika perubahan sosial dan perkembangan teknologi informasi.





Ulasan
Belum ada ulasan.