Perkembangan pembelajaran matematika menghadirkan berbagai kemungkinan baru untuk mempertemukan pengetahuan matematis dengan pengalaman peserta didik. Pemodelan, lingkungan digital, pembelajaran yang mengakomodasi keragaman, hingga kecerdasan artifisial memperluas pilihan yang tersedia bagi pendidik. Akan tetapi, bertambahnya pilihan itu tidak dengan sendirinya menjamin bertambahnya mutu belajar. Setiap rancangan tetap perlu diuji berdasarkan ketepatan konsep, kualitas penalaran, pemerataan kesempatan belajar, dan bukti perkembangan pemahaman.
Buku ini memusatkan perhatian pada desain inovasi pembelajaran matematika sebagai keputusan profesional yang mempunyai dasar teoretis dan dapat dipertanggungjawabkan secara empiris. Inovasi tidak dipahami sebagai keharusan menggunakan perangkat terbaru atau model yang sedang populer, tetapi sebagai usaha menata hubungan antara tujuan, materi, pengalaman belajar, teknologi, dan asesmen sehingga kegiatan peserta didik benar-benar menghasilkan pemikiran matematis yang bermakna.





Ulasan
Belum ada ulasan.