| Penulis | Hafidh Amanatul Mulki, Linda Lusiana Cahya Wibawa, Wildan Fisabililhaq, dan Odien Rosidin |
|---|---|
| Editor | Desma Yuliadi Saputra |
| ISBN | 978-634-05-3640-9 |
| Halaman | x + 98 hlm |
| Ukuran | 14,8 x 21 cm |
| Variasi | Softcopy, Hardcopy |
RELASI BAHASA, BUDAYA, DAN LINGKUNGAN dalam Narasi Lokal Ekologi Banten
Rentang harga: Rp25.000,00 hingga Rp55.000,00
+ Gratis OngkirHafidh Amanatul Mulki, Linda Lusiana Cahya Wibawa, Wildan Fisabililhaq, dan Odien Rosidin
Relasi bahasa, budaya, dan lingkungan merupakan ranah kajian utama dan isu sentral dalam studi linguistik makro mutakhir. Desakan arus modernisasi menggeser pola-pola interaksi manusia dengan alam dari semula tradisional dan ramah lingkungan menjadi eksploitatif dan destruktif. Akibatnya, pola pertahanan budaya dalam wujud kearifan lokal (local wisdom) kerap mengalami peminggiran bahkan gagal saat bersemuka dengan kerakusan dan keinginan manusia untuk memanfaatkan sebesar-besarnya sumber daya alam bagi pemenuhan kebutuhan kehidupan. Melalui paradigma dan perspektif linguistik kultural, khususnya ancangan Etnolinguistik dan Ekolinguistik, bahasa tidak sekadar diposisikan semata sebagai instrumen komunikasi dan interaksi antarmanusia, tetapi juga sebagai sistem kognisi sosial yang merekam ingatan kolektif masyarakat penutur jati sealigus sebagai alat kontrol yang mengendalikan perilaku dan pola hubungan interaksi dengan lingkungan (ekosistem).





Ulasan
Belum ada ulasan.